Sebelum membahas bagaimana cara memancing ular agar keluar dari sarangnya, terlebih dahulu harus kamu pahami tentang perbedaan mengusir ular dan memancing ular. Mengusir ular adalah tindakan yang dilakukan untuk membuat ular yang terlihat agar menjauh dari tempat yang tidak kita kehendaki. Untuk mengusir ular, pada umumnya orang menaburkan garam di sekitar lingkungan rumahnya. Selain garam, terdapat beberapa benda lain yang bisa digunakan agar ular takut untuk mendekati rumah, seperti menggunakan sapu lidi, sapu injuk, atau rambut manusia.

pawang ular biasanya memancing ular keluar dari sarangnya dengan cara meniup sebuah sulin 5 Cara Memancing Ular Keluar dari Sarang atau Lubangnya yang Efektif dan Mudah Mengusir ular hanya dilakukan khusus untuk ular yang terlihat. Sedangkan untuk ular yang masuk ke dalam lubang atau sarang, kita tidak bisa langsung mengusirnya, melainkan harus terlebih dahulu memancingnya agar keluar. Jika ular yang bersembunyi langsung kita berikan benda-benda yang ditakutinya, ular justru akan terus bersembunyi sehingga kita akan sulit untuk melakukan langkah-langkah pengusiran.

Nah, untuk memancing ular keluar dari sarang atau lubangnya, terdapat beberapa cara yang bisa kita lakukan. Cara-cara ini cukup efektif tapi penggunaannya tentu harus disesuaikan dengan keadaan yang kamu alami.

1. Air panas

Jika ular bersembunyi di sebuah lubang, kamu sebaiknya tidak berusaha membongkar lubang tersebut untuk membuatnya keluar karena akan sangat berisiko. Ular bisa tiba-tiba langsung mematuk ketika kamu sedang lengah. Alih-alih membongkar lubang, akan lebih baik bila kamu memanfaatkan sifat dasar mahluk hidup yang tidak tahan terhadap suhu yang terlalu ekstrim.

Ya, rebuslah air sekira 1 gayung banyaknya hingga mendidih. Kemudian, masukan air itu ke dalam lubang ular sampai penuh. Ular tidak akan tahan berdiam diri bila tubuhnya terpapas panas yang berlebihan. Ia akan keluar dari tempat persembunyiannya yang sudah penuh dengan air panas. Saat ia keluar, selanjutnya tinggal terserah kamu mau melakukan tindakan apa kepadanya.

2. Amoniak

Penggunaan air panas tentu akan efektif pada kasus ular yang berada di dalam sebuah lubang. Namun, jika ular bersembunyi ditumpukan bata atau semacamnya, pengunaan air panas tentu akan sangat sulit diterapkan.

Untuk kasus semacam ini, kamu bisa memanfaatkan amoniak. Amoniak sangat tidak disukai beberapa binatang seperti tikus, kecoa, dan termasuk ular karena aromanya yang tajam. Taburkan amoniak ke sekitar tempat persembunyiannya. Biarkan beberapa saat dan biasanya tak lama ia akan keluar. Jika tak punya amoniak, kamu juga bisa menggunakan pupuk urea sebagai penggantinya.

3. Air sabun

Lingkungan dengan tingkat salinitas tinggi sangat tidak disukai ular. Untuk membuat lingkungan semacam ini, kamu bisa membuat air sabun atau air deterjen dan menyiramkannya ke tempat persembunyian ular. Cara ini juga cukup efektif, namun ia tidak lebih efisien dibandingkan dengan penggunaan air panas.

4. Racun kontak

Beberapa herbisida maupun pestisida jenis racun kontak biasanya memiliki bau yang sangat menyengat. Bau menyengat ini bisa dimanfaatkan untuk membuat ular tidak nyaman dengan lingkungannya. Meski ular tidak mempunyai indra penciuman yang baik, namun sensor di lidahnya yang terus menjulur akan menangkap aroma beracun yang kita berikan.

5. Kapur barus

Mendapatkan racun kontak tentu sulit bagi kamu yang tinggal di perkotaan. Sebagai gantinya, kamu juga bisa menggunakan kapur barus untuk membuat ular keluar dari tempat persembunyiannya. Kapur barus terlebih dahulu ditumbuk dan dicairkan ke dalam air agar aromanya merata dan pengaplikasiannya lebih mudah.

Nah, para pembaca sekalian. Mungkin itulah beberapa cara memancing ular keluar dari lubang atau tempat persembunyiannya. Cara-cara ini berasal dari beberapa sumber terpercaya dan beberapa di antaranya pernah di praktekan. Oleh karena itu, kamu tidak perlu meragukan keefektifannya. Semoga bermanfaat!