Hiu banteng (Carcharhinus leucas) adalah hiu agresif yang ditemukan di seluruh dunia di perairan hangat dan dangkal di sepanjang pantai, di muara sungai, di danau, dan di sungai. Meskipun hiu banteng telah ditemukan di pedalaman sejauh Sungai Mississippi di Illinois, mereka bukanlah spesies air tawar sejati. Hiu banteng terdaftar sebagai “nyaris terancam” oleh Perhimpunan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

FAKTA-FUNGSI BULL PENTING

  • Hiu banteng mendapatkan nama umum mereka baik dari penampilan dan tingkah lakunya. Hiu besar dan gempal, dengan moncong datar dan datar dan sifatnya yang tidak terduga dan agresif. Betina lebih besar dari jantan. Hiu banteng betina khas berukuran 2,4 m (7,9 kaki) dan beratnya 130 kg (290 lb), sedangkan rata-rata pria 2,25 m (7,4 kaki) dan 95 kg (209 lb). Hiu banteng tercatat terbesar adalah betina berukuran 4,0 m (13,1 kaki). Kekuatan gigitan ikan hiu banteng adalah 5914 Newtons, yang merupakan ikan tertinggi untuk ikan, berat untuk berat.
  • Ada 43 spesies elasmobranch yang ditemukan di air tawar. Hiu pasir, ikan hiu, dan ikan pari adalah spesies lain yang bisa masuk ke sungai. Hiu banteng mampu melakukan osmoregulasi, yang berarti mereka dapat mengendalikan tekanan osmotik internal mereka saat terjadi perubahan salinitas eksternal. Hal ini juga membuat euryhaline (mampu beradaptasi dengan salinitas yang berbeda) dan diadromous (mudah berenang antara air tawar dan air asin). Hiu banteng melahirkan empat sampai sepuluh anak muda yang hidup segar. Seiring waktu, hiu mendapatkan toleransi terhadap salinitas. Hiu baru lahir atau muda biasanya ditemukan di air tawar, sedangkan hiu yang lebih tua cenderung hidup di air asin.
  • Hiu banteng terutama memakan ikan bertulang dan hiu yang lebih kecil, termasuk hiu banteng. Sebagai predator oportunistik, mereka juga makan mamalia darat, burung, kura-kura, krustasea, echinodermata, dan lumba-lumba. Mereka menggunakan strategi bump-and-bite untuk menyerang mangsa, biasanya berburu di air keruh. Biasanya hiu banteng adalah pemburu soliter, meski mereka mungkin berburu berpasangan untuk mengelabui mangsa.
  • Meskipun hiu banteng berburu di air keruh, mereka bisa melihat warna dan menggunakannya untuk mencari mangsa. Mereka bisa tertarik ke gigi kuning cerah, misalnya. Hiu berburu baik di siang hari maupun di malam hari.
  • Hiu dewasa melahirkan di akhir musim panas atau awal musim gugur. Dibutuhkan 10 tahun untuk hiu untuk mencapai kedewasaan. Dalam ritual kawin, jantan menggigit ekor betina sampai dia berbalik terbalik, membiarkannya bersanggama. Betina dewasa sering memiliki bekas gigitan dan goresan.
  • Hiu banteng adalah predator puncak, jadi ancaman utama mereka adalah umat manusia. Namun, mereka mungkin diserang oleh hiu putih besar, hiu harimau, dan buaya. Umur rata-rata hiu banteng adalah 16 tahun.
Baca Pengetahuan Terkait   Anjing Samoyed

BAGAIMANA BERBAHAYA ADALAH HIU BANTENG ?

Hiu banteng diyakini bertanggung jawab atas sebagian besar serangan hiu di perairan dangkal, meskipun International Shark Attack File (ISAF) mengutip hiu putih besar (Carcharodon carcharias) yang bertanggung jawab atas jumlah gigitan terbanyak pada manusia. ISAF mencatat gigitan putih besar sering diidentifikasi dengan benar, namun sulit untuk mengatakan hiu banteng selain anggota keluarga Carcharhinidae lainnya (hiu requiem, yang meliputi blacktip, whitetip, dan hiu karang abu-abu). Bagaimanapun, hiu banteng putih besar, dan hiu harimau adalah “tiga besar” tempat gigitan ikan hiu diperhatikan. Ketiganya ditemukan di daerah yang sering dikunjungi manusia, memiliki gigi yang dirancang untuk digunting, dan cukup besar dan cukup agresif untuk menimbulkan ancaman.

CIRI-CIRI HIU BANTENG

Jika Anda melihat hiu di air tawar, kemungkinan bagus itu hiu banteng. Sementara genus Glyphis mencakup tiga spesies hiu sungai, spesies ini jarang ditemukan dan hanya didokumentasikan di beberapa wilayah di Asia Tenggara, Australia, dan New Guinea.

Hiu banteng berwarna abu-abu di atas dan putih di bawahnya. Mereka memiliki moncong kecil yang bullish. Ini membantu kamuflase sehingga mereka lebih sulit dilihat dari bawah dan berbaur dengan dasar sungai atau laut bila dilihat dari atas.

Sirip dorsal pertama lebih besar dari yang kedua dan miring ke belakang. Sirip ekor lebih rendah dan lebih panjang dari hiu lainnya.

Hiu Banteng