Ikan atau Piesces adalah hewan yang hidup didalam air, mereka bernafas didalam air dengan menggunakan insang yang mereka miliki. Ikan dapat ditemukan di air tawar (danau dan sungai) ataupun air asin (laut dan samudra). ikan merupakan hewan yang berdarah dingin (poikiloterm), artinya suhu tubuhnya dapat berubah-ubah sesuai dengan suhu air ditempat dia hidup.

Bagian Tubuh Ikan

Pada ikan dan pada hewan air lainnya pada umumnya bagian tubuh dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian kepala, badan dan ekor. Tetapi, Pada setiap jenis ikan atau pisces dari ukuran 3 bagian tubuh tersebut berbeda-beda tergantung dari jenis ikannya. Adapun organ-organ yang terdapat pada setiap bagian tersebut adalah:

  1. Caput atau bagian kepala ikan

Caput atau bagian kepala dimulai bagian dari ujung mulut terdepan hingga ujung operkulum (tutup insang) paling belakang. Organ tubuh yang ada dibagian kepala ini meliputi gigi, mata, insang, mulut, sungut, rahang, cekung hidung, operkulum, jantung dan pada beberapa jenis ikan lainnya terdapat alat pernapasan tambahan dan sebagainya.

  1. Truncus atau bagian badan ikan

Truncus atau bagian badan ikan yaitu bagian dari ujung operkulum (tutup insang) paling belakang sampai ke pangkal pangkal awal sirip belakang atau lebih sering dikenal dengan istila sirip dubur. Organ tubuh yang ada pada dibagian badan ini meliputi hati, usus, sirip dada, empedu, sirip punggung,  lambung, ginjal, sirip perut, gonad, limpa,gelembung renang, dan sebagainya.

  1. Cauda atau bagian ekor ikan

Cauda atau bagian ekor ikan yaitu bagian yang berada dianatar pangkal awal sirip belakang atau sirip dubur sampai dengan ujung erbelakang sirip ekor. Organ tubuh yang ada dibagian ekor ini meliputi sirip ekor, sirip dubur, anus dan pada ikan-ikan tertentu terdapat scute dan finlet dan sebagainya.

Bentuk Tubuh Ikan

Anatara jenis ikan yang satu dan jenis ikan lainnya berbeda-beda. Perbedaan bentuk tubuhnya pada umumnya disebabkan oleh adanya adaptasi terhadap lingkungan dan ara hidupnya. Adapun bentuk bentuk tubuh ikan tersebut dibagi menjadi 2 yaitu: ikan yang bersifat simetris bilateral dan ikan yang bersifat non simetris bilateral.

Baca Pengetahuan Terkait   7 Faktor Penyebab Kerontokan Bulu Kucing

A. Ikan yang bersifat Simetris Bilateral

Ikan yang bersifat simetris bilateral yaitu ikan yang apabila dibelah dengan potongan sagital atau ikan yang dipotong pada bagian tengahnya, makan akan mendapatkan ukuran tubuh yang sama rata atau persis anatara bagian kiri dan bagian kanan tubuhnya. Jika dilihat dari bentuk tubuhnya terutama dilihat dari bentuk penampang melintangnya, ada beberapa macam bentuk tubuh ikan simetri bilateral, bentuk-bentuk- tubuh ikan tersebut adalah:

  1. Kompres atau pipih yaitu ikan yang bertubuh pipih atau dengan kata lain lebar tubuh jauh lebih kecil dibanding tinggi tubuh dan panjang tubuh.
  2. Depres atau Picak yaitu ikan yang lebar tubuhnya jauh lebih besar dari tinggi tubuhnya jauh lebih besar dari tinggi tubuhnya.
  3. Fusiform atau Cerutu yaitu ikan dengan tinggi tubuh yang hampir sama dengan lebar dan panjang tubuhnya beberapa kali ukuran tingginya.
  4. Anguilliform atau belut atau ular atau sidat yaitu ikan dengan bentuk tubuh memanjang dengan penampang lintang yang agak silindris dan kecil serta pada bagian ujung tipis atau meruncing.
  5. Filiform atau Tali yaitu ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai tali.
  6. Flattedform atau Taeniform atau Pita yaitu ikan yang bentuk tubuhnya memanjang dan tipis menyerupai pita.
  7. Sagittiform atau Panah yaitu ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai anak panah.
  8. Globiform atau Bola yaitu ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai bola.
  9. Ostraciform atau Kotak yaitu ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai kotak.

B. Ikan yang bersifat Non Simetris Bilateral

Ikan yang bersifat non simetris bilateral yaitu ikan yang apabila dibelah dengan potongan sagital atau ikan yang dipotong pada bagian tengahnya, makan akan mendapatkan ukuran tubuh yang berbeda anatara bagian kiri dan bagian kanan tubuhnya. ikan yang bersifat non simetris bilateral diantaranya adalah ikan sebelah dan ikan lidah.

Bentuk Mulut Ikan

Ada beberapa macam bentuk mulut ikan. Bentuk mulut jenis ikan satu antara jenis ikan lainnya berbeda-beda tergantung pada jenis makanan yang dimakannya. Secara umum ada empat jenis mulut ikan yaitu:

  1. Bentuk seperti tabung (tube like).
  2. Bentuk seperti paruh (beak like).
  3. Bentuk seperti gergaji (saw like).
  4. Bentuk seperti terompet.

Berdasarkan bisa atau tidaknya mulut ikan disembulkan, mulut ikan dibedakan menjadi 2 yaitu:

  1. Dapat disembulkan.
  2. Tidak dapat disembulkan.

Letak mulut pada ikan juga bervariasi tergantung dimana letak habitat makanan yang dimakannya. Ada empat macam posisi mulut ikan yakni:

  1. Posisi Sub Terminal, yaitu posisi mulut yang terletak dekat hidung.
  2. Posisi Terminal, yaitu mulut yang terletak diujung hidung.
  3. Posisi Inferior, yaitu mulut yang terletak dibawah hidung.
  4. Posisi Superior, yaitu mulut yang terletak diatas hidung.
Baca Pengetahuan Terkait   4 Tahapan Metamorfosis atau Siklus Hidup Katak

Bentuk Sirip Ikan

Baik bentuk sirip punggung, sirip dada, sirip petur, sirip belakang (dubur) ataupun sirip ekor memiliki sirip yang beraneka ragam. Dari semua sirip-sirip tersebut, yang lebih khas bentuknya dan terdapat pada sirip ekor. Pada dasarnya ada beberapa macam bentuk sirip ekor yaitu:

  1. Sirip ekor berbentuk bajir, seperti bentuk ekor pada ikan bloso (Glossogobius sp).
  2. Sirip ekor berbentuk bercagak seperti bentuk ekor pada ikan tawes, ikan bawal dan ikan mas.
  3. Sirip ekor berbentuk bulan sabit, seperti bentuk ekor pada ikan tongkol (Euthynus sp).
  4. Sirip ekor berbentuk berlekuk kembar, seperti bentuk ekor pada ikan Scatophagus argus.
  5. Sirip ekor berbentuk bulat, seperti bentuk ekor pada ikan gurame (Osphronemus gouramy).
  6. Sirip ekor berbentuk meruncing, seperti bentuk ekor pada ikan belut (Monopterus albus).
  7. Sirip ekor berbentuk episerkal, biasanya ekor bagian atasnya lebih panjang bila dibandingkan dengan ekor bagian bawahnya seperti yang terdapat pada ikan atlantik sturgeon (Acipencer oxyrhynchus).
  8. Sirip ekor beberntuk berpinggiran tegak, seperti bentuk ekor pada ikan buntal (Tetraodon sp).
  9. Sirip ekor berbentuk hiposerkal, biasanya ekor bagian bawah lebih panjang bila dibandingkan dengan ekor bagian atasnya seperti yang terdapat pada ikan caracas (Tylosurus sp).

Bentuk Sisik Ikan

Jumlah sisik, Ukuran sisik, dan Bentuk sisik ikan dapat memberikan gambaran bagaimana kehidupan ikan tersebut. Sisik ikan memiliki bentuk dan ukuran yang beraneka ragam, yaitu:

  • Sisik ganoid merupakan sisik besar dan kasar,
  • Sisik stenoid dan sikloid merupakan sisik yang kecil, tipis atau ringan.
  • Sisik placoid merupakan sisik yang lembut.

Umumnya ikan tipe perenang cepat memiliki tipe sisik yang lembut, sedangkan ikan-ikan yang hidup di perairan yang tenang umumnya mempunyai tipe sisik yang kasar.

  • Sisik stenoid mempunyai bentuk seperti sikloid tetapi mempunyai pinggiran yang kasar.
  • Sisik sikloid berbentuk bulat, pinggiran sisik halus dan rata sementara.

Jumlah sisik ikan juga perlu diperhatikan, selain jenis sisik yang menjadi kriteria untuk suatu jenis ikan tertentu. Jumlah sisik pada gurat sisi ikan merupakan jumlah pori-pori yang ada pada gurat sisi atau jika gurat sisi tidak sempurna atau tidak ada, maka jumlah sisik yang dihitung ialah jumlah sisik yang biasa ditempati gurat sisi atau disebut deretan sisik sepanjang sisi badan. Penghitungan sisik ini dimulai dari sisik yang menyentuh tulang bahu hingga kepangkal ekor ikan.

  • Jumlah sisik yang melintangi badan merupakan jumlah baris sisik antara gurat sisi dan awal sirip punggung pertama antara gurat sisi dan awal sirip dubur.
  • Sisik yang terletak di depan awal sirip dubur dan sirip punggung dihitung ½.
  • Jumlah sisik yang berada didepan sirip punggung meliputi semua sisik di pertengahan punggung antara insang dan awal sirip punggung.
  • Jumlah sisik yang berada disekitar batang ekor anatara lain jumlah baris sisik yang melingkari batang ekor pada bidang yang tersempit.
  • Jumlah sisik di sekitar dada merupakan jumlah sisik didepan sirip punggung yang melingkari dada.
Baca Pengetahuan Terkait   8 Fakta Menarik mengenai Ikan Barakuda

Garis Linea Lateralis (LL) atau Garis Gurat Sisi

Jika kita perhatikan morfologi ikan, kita seringkali melihat ada semacam garis titik-titik pada ikan yang dikenal dengan istilah garis linea teralis (LL). Garis Linea lateralis adalah garis yang dibentuk oleh pori-pori, sehingga garis Linear Lateralis ini terdapat baik pada ikan yang bersisik maupun ikan yang tidak bersisik. Pada ikan yang tidak memiliki sisik garis Linea Lateralis terbentuk oleh pori-pori yang terdapat pada kulitnya, sedangkan pada ikan yang bersisik garis Linea Lateralis terbentuk oleh sisik yang berpori.

Pada umumnya ikan mempunyai satu buah garis Linea Lateralis, namun ada juga ikan yang memiliki beberapa buah garis Linea Lateralis. Fungsi gurat sisi pada ikan untuk mendeteksi kondisi linkungan, terutama kualitas air dan juga berperan dalam proses osmoregulasi. Selain hal tersebut di atas, ikan seringkali mempunyai ciri-ciri khusus, dalam hal ini ada ikan yan mempunyai kil, skut atau finlet.

  • Aadipose fin atau Sirip lunak merupakan sirip tambahan yang berupa lapisan lemak yang terdapat di belakang sirip punggung atau sirip belakang seperti pada ikan jambal (Ketengus sp).
  • Kil merupakan rigi-rigi yang puncaknya meruncing dan berada pada batang ekor, seperti yang terdapat pada ikan tongkol.
  • Skut merupakan kelopak tebal terdapat pada bagian perut atau bagian pangkal ekor ikan selar (Caranx sp).
  • Finlet merupakan sirip-sirip kecil yang terdapat di belakang sirip belakang (dubur) dan sirip punggung, contohnya ikan kembung (Rastrelliger sp).

Taksonomi Ikan

 

Nah itu sedikit ulasan tentang Pengertian Ikan, Serta Mengenal Bentuk-Bentuk Tubuh Ikansemoga artikel ini menambah sedikit wawasan untuk kita semua dan tertunya bermanfaat.