7 Hal Cara Merawat Anakan Kenari Agar Tidak Mati  sudah tidak lagi asing dimasyarakat, burung yang rajin bernyanyi, mudah perawatanya, murah pakanya, mudah budidayanya, serta memiliki nilai jual yang lumayan. Bahkan bila di tekuni usaha budidaya kenari bisa menjadikan sumber pendapatan yang lumayan. Tetapi ada kalanya kesulitan-kesulitan yang ada kadang dialami pemula seperti saya.

Tak jarang anakan mati di usia dini, mati di usia muda, dan kadang juga bisa mati pada usia 21-25harian. Disitu lah sisi uniknya bila berusaha mengembangkan sesuatu, pasti selalu ada masalah yang harus dijalani. Berikut pengalaman pribadi dalam masalah-masalah usaha budidaya kenari dari perkawinan sampai anakan bisa lolos bertahan hidup sampai mandiri. Berikut pertanyaan serta jawaban yang sering menjadikan kendala yang sering dihadapi peternak kenari.

7 Cara Merawat Anakan Kenari Agar Tidak Mati Karena Telur pecah

1. Kenapa Kenari mematukin telurnya sendiri?

Hal ini sering terjadi pada pasangan kenari yang kekurangan kalsium, kadang pejantan atau betina memecahkan telur dan mematukin cangkang telurnya sendiri. Hal ini bisa di berikan asinan untuk memenuhi kebutuhan kalsium zat kapur yang dibutuhkan indukan.

2. Kenapa Kenari membuang telurnya yang ada disarang?

Indukan membuang telurnya bisa disebabkan karena adanya hewan atau lingkungan sekitar yang menjadikan kurang nyaman. Bisa karena adanya kutu, cicak, semut, atau hewan lainya yang membuat indukan merasa tidak nyaman

3. Kenapa Kenari tidak bertelur disarang atau telur pecah?

Indukan kenari kurang sesuai pada bahan sarang, atau kotak sarangnya, tetapi apabila kenari sudah mau bunderin dan tinggal bertelur tetapi tidak mau bertelur disarang, ini disebabkan kenari merasa terganggu kehadiran manusia, jadi jika kita sudah melihat betina kiranya akan bertelur usahakan jangan diganggu dan jangan keluarkan sangkarnya. Tetap usahakan kenari didalam ruangan yang nyaman saja dan jangan di ganggu, semoga dengan cara ini bisa membantu.

Baca Pengetahuan Terkait   Perawatan dan Pencegahan Penyakit Burung Merpati dimusim Hujan

4. Kenapa Telur kenari tidak bisa keluar telur/egg bending ?

* Hal ini diusebabkan kekurangan sayuran pada masa reproduksi, usahakan makanan yang cukup antara protein seperti telur, sayur, dan asinan. Tetapi jika memang sudah terlanjur mengalami susah keluar telur, jika tidak segera ditangani bisa menimbulkan pada indukan kenari anda. Bisa kita bantu dengan menetesi sedikit minyak goreng hangat saja jangan panas, cukup satu tetes pada duburnya saja dan isolasikan didalam ruangan yang sekiranya nyaman dan usahakan kenari tidak merasa terancam. sebab dubur kenari akan semakin mencengkram sempit jika merasa terancam tidak nyaman.

5. Kenapa anakan kenari mati pada usia dini?

Hal ini bisa dikarenakan sumber makanan yang di salurkan untuk piyikan tidak ada, sebab setelah telur menetas maka anakan kenari baru di loloh ke esokan harinya dikarenakan masih adanya cadangan makanan dalam perutnya. Diusia 1-3hari anakan kenari belum bisa di loloh dengan biji-bijian karen sistem pencernaanya yang masih lemah, maka pada anakan kenari bisa diberikan telur puyuh, sayuran (gambas), Cede, dan bisa ditambahkan bubur bayi kacang hijau untuk membuat anakan kenari lebih melar.

Bisa juga disebabkan karen Indukan terlalu over protektif kepada anaknya karena terlalu sering kita intip, sehingga indukan akan mengerami anakanya terus sehingga indukan tidak mau turun mengambil makanan untuk meloloh anakanya.

Bisa juga karena mati ter injak indukanya pada saat meloloh anakanya yang kurang berhati-hati, ada baiknya memberikan lampu bolam, selain untuk penerangan supaya telur atau anakan tidak terinjak, juga sebagai media pengahangat.

6. Kenapa anakan kenari dibuang induknya?

Biasa sering dialami indukan kenari yang belum memasuki usia matang, sehingga secara mental belum cukup umur untuk merawat anak, kadang bisa lebih sadis tidak hanya dibuang, tetapi di bunuh indukanya.

Baca Pengetahuan Terkait   5 Tips Cara Merawat Reptil

7. Kenapa anakan kenari mati pada usia dewasa, seperti umur 20-25hari?

Masa birahi indukan betina berjarak normal 21hari setelah menelur, pengeraman 14hari, dan pada saat anakan umur 7hari itupun induk betina sebenarnya sudah siap bertelur lagi. Kemungkinan karena budidaya kawin angkat pejantan dan membiarkan betina mengerami telur dan merawat anaknya sendiri kendalanya adalah bila betina mendengar pejantan gacor, maka birahi yang meningkat membuatnya mencari-cari pejantan sehingga tidak lagi mau merawat anaknya. Jadi usahakan betina tidak mendengar pejantan gacor pada saat mengasuh anakanya. Untuk menurunkan birahinya bisa memberikan sayur mentimun pada induk betina anda supaya tidak terlalu panas. Perbanyak sayuran dan kurangi penjemuran apabila induk betina masih berkewajiban merawat anakanya.

 

Berikut sedikit pengalaman Merawat Anakan Kenari yang mungkin masih ada salahnya, disini saya hanya sekedar berbagi, jika ada baiknya silahkan diambil, sekiranya tidak cocok dengan cara anda tinggalkan saja. Lebih baik berbagi dari pada memendam ilmu dan hanya menggunjing. Semoga bermanfaat .

Jika Bermanfaat, Berikan Penilian untuk Artikel ini