Seperti diketahui, dalam menentukan arah terbangnya, kelelawar memang mengandalkan pantulan gelombang ultrasonik yang dikeluarkannya sebagai pengganti kemampuan penglihatannya yang buruk. Pada saat sore hari atau sekitar waktu Maghrib tiba, sensor penerimaan gelombang ultrasonik kelelawar akan tergangu karena faktor yang masih belum dapat dijelaskan. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa ia sering terperangkap masuk ke dalam rumah.

Ditinjau dari pemahaman budaya dan kepercayaan masyarakat nusantara, masuknya kelelawar ke dalam rumah konon juga bisa ditafsirkan sebagai sebuah pertanda tentang kejadian tertentu. Masing-masing kebudayaan memiliki pandangan yang berbeda terkait dengan hal ini.

1. Mitos Kelelawar masuk rumah menurut budaya Hindu

Ditilik dari kepercayaan Hindu Bali, masuknya kelelawar ke dalam rumah sering dipercaya sebagai sebuah pertanda buruk. Kelelawar dinilai termasuk hewan dengan aura negatif. Mereka yang biasanya tinggal di gua atau tempat-tempat yang gelap dan angker, dinilai tidak mungkin akan mau masuk ke dalam rumah yang terang, kecuali jika rumah itu memiliki aura buruk.

Jika sampai mendapati adanya seekor kelelawar masuk ke dalam rumahnya, orang Bali biasanya akan melakukan pembersihan secara total terhadap lingkungan di sekitarnya untuk mengubah aura buruk tersebut. Menebang pohon-pohon yang terlalu rindang, mengecat dinding rumah, serta membakar sampah yang tercecer adalah beberapa hal yang biasanya mereka lakukan.

2. Mitos Kelelawar masuk mengelilingi rumah menurut ilmu kejawen

Lain lubuk, lain ikannya, lain ladang, lain pula belalangnya. Begitulah analogi sederhana yang mungkin dapat menggambarkan hal ini. Ya, jika dalam kepercayaan Hindu Bali dinilai sebagai pertanda buruk, menurut pemahaman ilmu Kejawen, kejadian kelelawar masuk rumah bisa menjadi sebuah pertanda baik.

Baca Pengetahuan Terkait   Ingin Kebiri Kucing ? Hukum Islam tentang Kebiri

Dalam mitos ini, disebutkan bahwa bila seekor kelelawar masuk ke dalam rumah dan terbang memutar ruangan searah jarum jam, maka itu bisa menjadi alamat akan datangnya seorang tamu yang membawa kabar baik. Sementara bila kelelawar tersebut terbang memutar berlawanan arah jarum jam, alamat akan datang rejeki besar dalam waktu dekat ini pada si penghuni rumah tersebut.

3. Mitos Masuknya kelelawar ke dalam rumah menurut fengshui

Ilmu fengshui yang kerap diamalkan oleh orang-orang China menyebutkan bahwa, apabila sebuah rumah dimasuki oleh hewan-hewan malam -baik itu kelelawar, kumbang tanduk, atau ngengat (kupu-kupu malam), maka rumah itu termasuk rumah yang memiliki energi negatif.

Karena energi negatif itu, biasanya penghuni rumah tersebut akan mendapati banyak permasalahan dalam hidupnya, mulai dari seret rejeki, sering kemalingan, kesehatan memburuk, dan lain sebagainya. Masalah rumah dengan energi negatif seperti ini biasanya disiasati dengan merubah desain rumah, mengubah warna cat dinding, memasang cermin di ruang tamu dan ruang tengah, serta menghindarkan rumah dari kegelapan.

4. Mitos Kelelawar masuk rumah menurut Islam

Dalam pemahaman syariat Islam, menggantungkan suatu kejadian dengan kejadian lain di masa depan termasuk bentuk thayyirah. Thayiirah adalah syirik yang harus dihindari oleh seorang muslim. Oleh karena itu, bila kita menemukan seekor kelelawar masuk rumah, janganlah berprasangka bahwa itu sebagai suatu pertanda masa depan. Karena prasangka dan keyakinan teman-teman bisa saja termasuk prasangka yang menyekutukan Alloh.

 

Nah, para pembaca sekalian, itulah sedikit pembahasan yang dapat saya rangkum mengenai arti kelelawar masuk rumah menurut beberapa mitologi dan budaya. Di antara keempat makna yang telah disampaikan, manakah yang menurut teman-teman paling benar? Silakan dinilai sendiri menurut keyakinan masing-masing! Salam!

Baca Pengetahuan Terkait   3 Cara Sederhana Mengurangi Infeksi Cacing pada Hewan Peliharaan
Jika Bermanfaat, Berikan Penilian untuk Artikel ini